Peluang bisnis makanan ringan keripik singkong maupun ubi sebenarnya merupakan sebuah lahan bisnis yang sangat menguntungkan bagi Anda yang mengetahui cara untuk menjalankan bisnis ini. Anda sudah bisa memulai menjalankan bisnis pembuatan keripik singkong ini dimanapun anda berada. Namun, alangkah baiknya apabila sebelum Anda memulai untuk berbisnis keripik singkong ini, Anda perlu mempelajari terlebih dahulu cara-cara membuat keripik singkong yang renyah dan gurih.
Peralatan dan bahan yang dibutuhkan untuk membuat Keripik Singkong
Untuk memulai sebuah bisnis makanan ringan keripik singkong atau ubi ini Anda tentunya harus mempersiapkan bahan-bahan serta alat seperti berikut:
Bahan-bahan :
- Singkong atau ubi
- Soda kue
- Serutan.
- Alat press kemasan plastik.
- Kompor dan gas
Bumbu yang digunakan untuk membuat Keripik Singkong
Selain bahan dan alat, bumbu juga merupakan hal lain yang juga perlu untuk disiapkan. Bumbu yang digunakan untuk membuat keripik singkong bisa dibeli di pasar tradisional (bumbu halus) maupun bumbu masakan biasa yang bisa Anda racik sendiri. Beberapa bumbu yang bisa Anda gunakan, diantaranya adalah bumbu kacang, bumbu kari maupun aneka sambel seperti halnya sambel goreng, sambel terasi, sambel petis dan lain sebaginya.
Akan tetapi sebaiknya Anda jangan menambahkan tomat ke dalam bumbu keripik singkong, karena jika Anda menggunakan tomat akan membuat singkonng menjadi mudah berjamur. Meskipun terlihat sepele, hal ini termasuk kunci dalam memanfaatkan keripik singkong sebagai peluang bisnis makanan ringan.
Perhitungan modal bisnis keripik singkong
Perkiraan kebutuhan biaya untuk pembelian bahan yang diperlukan untuk pembuatan Kripik Singkong :
- Singkong 50 kg dengan kisaran harga Rp. 200.000,-
- Bumbu dengan kisaran harga Rp. 20.000,-
- Minyak dengan kisaran harga Rp. 100.000,-
- Plastik pembungkus dengan kisaran harga Rp. 10.000,-
- Biaya promosi (100 lembar brosur dengan kisaran harga Rp. 20.000,-
- Transport dengan kisaran harga Rp. 10.000,-
- Gaji 3 orang karyawan dengan kisaran harga Rp. 150.000,-
- Kebutuhan lain dengan kisaran harga Rp. 25.000,-
Total biaya dengan kisaran harga Rp. 535.000,-
Penetapan harga jual keripik singkong
Modal lancar x 150%
Rp. 535.000,x 150% = Rp. 802.500,-
| Varian Keripik | Jumlah bungkus | Harga perbungkus | Total |
|---|---|---|---|
| Original | 25 | Rp. 10.000,- | Rp. 250.000,- |
| Kari | 30 | Rp. 12.000,- | Rp. 360.000,- |
| Balado | 30 | Rp. 12.000,- | Rp. 360.000,- |
| Jumlah | Rp. 970.000,- |
Perhitungan laba/ rugi Bisnis Keripik Singkong
Apabila dilihat dari kebutuhan modal usaha serta harga penjualan keripik singkong seperti diatas, maka keuntungan atau laba dari bisnis keripik terhitung seperti berikut ini:- Modal lancar x 150% yaitu Rp. 535.000,- x 150% = Rp. 802.500,-
- Apabila perhitungan penjualan dalam sebulan (30 hari) yaitu 30 x Rp. 970.000,- sebesar Rp. 29.100.000,-
- Kemudian kebutuhan modal lancar selama sebulan (30 hari) yaitu 30 x Rp. 802.500,- sebesar Rp. 24.075.000,-
- Kebutuhan modal investasi (peralatan) sekitar Rp. 1.000.000,-
- Maka perkiraan laba bersih yang diterima yaitu sebesar Rp. 4.025.000,-
Wow..menarik bukan..

Komentar
Posting Komentar